_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"www.ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"http://www.ilmumanajemenindustri.com","Category":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/category/manajemen-kualitas/","Archive":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/2016/11/","Post":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Page":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/daftar-isi-ilmu-manajemen-industri/","Attachment":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/sistem-manajemen-yang-wajib-yang-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Nav_menu_item":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/76/"}}_ap_ufee

Faktor-faktor Penentuan Lokasi Pabrik

Faktor-faktor penentuan lokasi pabrik (fasilitas produksi)

Faktor-faktor Penentuan Lokasi Pabrik – Memilih dan menentukan lokasi Pabrik dan Fasilitas Produksinya merupakan suatu Keputusan Strategik yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Salah satu kunci keberhasilan pada sistem manufakturing adalah efisiensi dalam proses konversi Input menjadi Output serta pemindahan produknya (barang atau jasa) dari lokasi fasilitas produksi ke pelanggan. Oleh karena itu, Lokasi  yang menghasilkan barang dan jasa ini sangat menentukan kesuksesan sebuah perusahaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Kesalahan dalam pemilihan lokasi pabrik dan fasilitas produksinya akan menyebabkan pemborosan investasi dalam pembangunan gedung, fasilitas gedung, tenaga kerja serta mesin dan peralatan produksi. Sebelum suatu lokasi fasilitas dipilih, sangat dianjurkan untuk mempertimbangkan dan meramalkan kebutuhan masa depan perusahaan seperti perencanaan ekspansi, diversifikasi produk, perubahaan market/pasar, perubahaan sumber pasokan, peraturan pemerintah dan lain sebagainya.

Delapan Faktor Penentuan Lokasi Pabrik

Berikut ini adalah 8 Faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan dan penentuan lokasi pabrik terutama pada industri yang bergerak di bidang manufakturing.

1. Kedekatan dengan Pelanggan

Biaya distribusi dan biaya-biaya lainnya yang terkait dengan distribusi akan meningkat seiring dengan jarak antara fasilitas produksi dengan pelanggan. Semakin jauh jarak antara pabrik dengan pelanggan, semakin tinggi pula biaya distribusinya.

2. Kedekatan dengan Pemasok (Bahan mentah/Bahan pendukung)

Berdekatan dengan pemasok bahan mentah dan bahan-bahan pendukungnya akan menjamin stabilitas pasokan serta mengurangi biaya bahan mentah dan bahan pendukung akibat tingginya biaya pengiriman barang-barang tersebut.

3. Fasilitas Transportasi

Fasilitas Transportasi merupakan salah satu pertimbangan penting dalam menentukan lokasi produksi.  Kecepatan transportasi menjamin pasokan bahan mentah dan bahan pendukung produksi untuk perusahaan serta pengiriman barang jadi ke Pelanggan. Pemilihan Metode Transportasi seperti lewat jalur darat, laut dan udara sangat menentukan biaya produk (barang dan jasa) yang akan dihasilkan.

4. Ketersediaan Infrastruktur

Infrastruktur yang lengkap seperti persediaan air, listrik dan pengolahan limbah akan sangat mendukung kegiatan produksi. Semakin lengkapnya fasilitas infrastruktur, semakin baik untuk dijadikan lokasi fasilitas produksi.

5. Ketersediaan Tenaga Kerja dan sistem pengupahan

Lokasi-lokasi yang memiliki tenaga terampil dalam industri yang akan dijalankan sangat berpengaruh terhadap kelancaran produksi. Mendatangkan Tenaga Kerja dari daerah yang jauh akan meningkatkan biayanya dan juga masalah-masalah yang berkaitan dengan administrasi ketenagakerjaan. Hal-hal yang berkaitan dengan Pola pengupahan seperti biaya hidup dan hubungan industri dengan tenaga kerja setempat terutama dengan Serikat Pekerja juga merupakan faktor penting dalam menentukan ketepatan tempat tersebut untuk dijadikan lokasi fasilitas produksi.

6. Kebijakan Pemerintah

Kebijakan Pemerintah yang Menguntungkan akan menciptakan suasana yang kondusif bagi Industri yang bersangkutan. Kebijakan pemerintah tersebut diantaranya seperti Perpajakan, Standarisasi, Ketenagakerjaan dan peraturan-peraturan lainnya yang berkaitan dengan keuangan, perindustrian, perdagangan dan lingkungan.

7. Geologi dan Iklim

Geologi serta Iklim seperti Suhu dan kelembaban merupakan pertimbangan penting dalam menentukan lokasi fasilitas produksi karena dapat mempengaruhi efisiensi dan perilaku manusia setempat.

8. Industri dan Layanan Pendukung

Industri atau layanan-layanan pendukung seperti pendidikan, telekomunikasi, jasa perbankan, layanan konsultasi dan layanan sipil lainnya merupakan faktor penting dalam mempengaruhi pemilihan dan penentuan lokasi pabrik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*