_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"www.ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"http://www.ilmumanajemenindustri.com","Category":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/category/manajemen-kualitas/","Archive":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/2016/11/","Post":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Page":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/daftar-isi-ilmu-manajemen-industri/","Attachment":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/sistem-manajemen-yang-wajib-yang-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Nav_menu_item":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/76/"}}_ap_ufee

Pengertian Diagram Afinitas (Affinity Diagram) dan Cara Membuatnya

Pengertian Diagram Afinitas (Affinity Diagram) dan Cara Membuatnya – Dalam diskusi pemecahan masalah ataupun mengumpulkan ide-ide baru dalam suatu proyek, semua anggota kelompok yang dilibatkan dimungkinkan untuk memberikan segala saran, ide dan gagasan serta informasi agar menemukan solusi yang sesuai untuk penyelesaiannya. Untuk mempermudah penggelompokan ide-ide tersebut diperlukan suatu metode yang dapat mengorganisasikannya, salah satu metode ataupun alat yang dapat kita gunakan adalah Diagram Afinitas. Jadi pada dasarnya, yang dimaksud dengan Diagram Afinitas atau Affinity Diagram adalah suatu alat atau metode brainstorming yang menggunakan diagram untuk mengorganisasikan sejumlah besar ide-ide ke dalam hubungan alamiah mereka.Diagram Afinitas juga dapat digunakan untuk mendorong ide-ide atau pemikiran-pemikiran yang kreatif untuk penyelesaian suatu masalah.

Diagram Afinitas (Affinity Diagram) atau sering disebut juga dengan Metode K-J ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang Ahli Antropologi  Jepang yang  bernama Jiro Kawakita pada tahun 1960-an. K-J adalah singkatan dari Kawakita Jiro.

Cara untuk membuat Diagram Afinitas (Affinity Diagram)

Untuk menggunakan alat pengorganisasian ide ini, sebelumnya kita harus menyiapkan beberapa perlengkapan alat tulis seperti Pena/Pensil, Kertas Post-it atau Sticky Notes dan permukaan yang cukup besar seperti papan tulis, meja, dinding ataupun lantai. Setelah semua perlengkapan tersebut disiapkan, maka kita dapat memulai membuat Diagram Afinitas ini.

Langkah-langkah dalam Membuat Diagram Afinitas

Cara untuk Membuat Diagram Afinitas cukup mudah, hanya dengan beberapa langkah kita telah menyiapkannya. Berikut dibawah ini adalah langkah-langkah yang diperlukan dalam membuat Diagram Afinitas.

  1. Mengumpulkan karyawan-karyawan atau anggota kelompok untuk melakukan curah pendapat (brainstorming).
  2. Menuliskan semua ide untuk permasalahan yang dibahas pada kertas Post-it atau Sticky Notes.
  3. Kumpulkan semua kertas Post-it/Sticky Notes yang telah ditulis dengan berbagai ide tesebut ke satu tempat (seperti meja, papan tulis, lantai ataupun dinding).
  4. Menyortir (sorting) dan mengklasifikasikan ide-ide tersebut menjadi beberapa kelompok berdasarkan pendapat tim/kelompok.
  5. Berikan nama ataupun judul pada kelompok-kelompok ide tersebut.

Pengertian Diagram Afinitas (Affinity Diagram)

Melalui Diagram Afinitas ini, kita dapat mengetahui ide-ide ataupun pendapat-pendapat dari karyawan/anggota tim kita dan meng-transformasikan ke tindakan-tindakan nyata. Kita juga dapat mengembangkan Diagram Afinitas ini menjadi alat-alat lainnya seperti Fishbone Diagram (Diagram Sebab Akibat).

Diagram Afinitas merupakan salah satu dari 7 Alat Manajemen dan Perencaan (Seven Management and Planning Tools).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*