_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"www.ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"http://www.ilmumanajemenindustri.com","Category":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/category/manajemen-kualitas/","Archive":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/2016/11/","Post":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Page":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/daftar-isi-ilmu-manajemen-industri/","Attachment":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/sistem-manajemen-yang-wajib-yang-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Nav_menu_item":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/76/"}}_ap_ufee

Pengertian Diagram Hubungan (Relationship Diagram) dan Cara Membuatnya

Pengertian Diagram Hubungan (Relationship Diagram) dan Cara Membuatnya – Diagram Hubungan atau Relationship Diagram adalah suatu diagram yang menerangkan hubungan Sebab dan Akibat pada suatu situasi ataupun permasalahan. Diagram Hubungan ini sangat membantu suatu organisasi dalam menganalisis keterkaitan alamiah di antara berbagai aspek yang berbeda pada situasi yang kompleks. Diagram Hubungan sering juga disebut dengan Diagram Jaringan (Network Diagram) ataupun Interrelationship Diagram.

Diagram Hubungan digunakan pada saat kita ingin memahami hubungan sebab-akibat suatu permasalahan ataupun keterikatan di antara beberapa ide yang dikemukakan untuk mengidentifikasikan area yang memiliki dampak terbesar dalam suatu peningkatan kinerja atau perbaikan.

Cara Membuat Diagram Hubungan (Relationship Diagram)

Sebelum membuat Diagram Hubungan, sediakan dulu beberapa perlengkapan alat tulis seperti kertas yang berukuran agak besar, pena dan kartu/sticky note.

  1. Tuliskan isu permasalahan yang akan dijadikan topik untuk memahami lebih jauh tentang sebab dan akibat permasalahan tersebut.
  2. Tuliskan diatas kartu atau sticky note yang disediakan.
  3. Lakukan Brainstorming dan tuliskan semua ide-ide yang didapatkan di kartu atau sticky note.
  4. Letakan Ide yang tertulis tersebut dan tempatkan berdekatan dengan ide yang kuat hubungannya.
  5. Ulangi langkah no. 4 hingga semua ide yang tertulis memiliki tempatnya masing-masing.
  6. Pelajari kembali ide-ide tersebut dengan menanyakan “apakah ide ini merupakan penyebab atau mempengaruhi ide lainnya?”. Jika ada pengaruhnya, maka gambarkan panah yang saling mempengaruhi tersebut.
  7. Ulangi langkah no. 6 hingga semua ide memiliki panahnya.
  8. Menganalisis Diagram dengan cara berikut ini :
  • Hitung jumlah arah panah yang “Masuk” dan “Keluar” pada setiap ide. Tuliskan jumlah tersebut dibawah kotak Ide yang bersangkutan. Ide yang memiliki Panah terbanyak merupakan Ide kunci atau Ide Utama.
  • Ide yang memiliki Panah dengan arah “Keluar” terbanyak adalah Ide yang menunjukan Penyebab Masalah yang menjadi prioritas pertama dalam penanganan.
  • Ide yang memiliki Panah dengan arah “Masuk” terbanyak adalah Ide yang menunjukan efek akhir yang mungkin merupakan masalah penting yang harus diatasi.

Contoh Diagram Hubungan (Relationship Diagram)

Pengertian Diagram Hubungan (Relationship Diagram)

Dari Contoh diatas, dapat kita lihat bahwa isu permasalahan adalah “Banyak Produk cacat yang dihasilkan oleh Produksi”. Penyebab masalah yang menjadi prioritas pertama untuk ditangani adalah “Kualitas Material banyak yang bermasalah” sedangkan efek akhir yang harus ditangani adalah “Banyak Operator yang berhenti Kerja”.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*