_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"www.ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"http://www.ilmumanajemenindustri.com","Category":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/category/manajemen-kualitas/","Archive":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/2016/11/","Post":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Page":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/daftar-isi-ilmu-manajemen-industri/","Attachment":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/sistem-manajemen-yang-wajib-yang-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Nav_menu_item":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/76/"}}_ap_ufee

Pengertian Kelompok dan Jenis-jenisnya

Pengertian Kelompok dan Jenis-jenis Kelompok

Pengertian Kelompok dan Jenis-jenisnya – Kelompok atau Group dapat didefinisikan sebagai dua individu atau lebih yang saling berinteraksi dan saling tergantung antara satu sama lainnya dan saling bergabung untuk mencapai Tujuan tertentu. Ciri-ciri Kelompok diantaranya adalah saling berinteraksinya anggota kelompok sehingga tindakan seseorang akan mempengaruhi atau dipengaruhi oleh orang lain dan menyakini adanya kemungkinan untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Enam Alasan untuk berkelompok

Individu-individu yang bergabung kedalam Kelompok pada dasarnya mempunyai tujuan dan alasan masing-masing. Berikut ini adalah beberapa tujuan ataupun alasan seseorang bergabung menjadi anggota kelompok.

  1. Keamanan (Security)
    Seseorang yang bergabung kedalam kelompok merasa lebih aman karena tidak sendirian dalam menghadapi masalah ataupun ancaman. Orang tersebut akan merasa lebih percaya diri dan lebih kuat.
  2. Status
    Adanya pengakuan dari masyarakat jika bergabung dengan kelompok tertentu yang memiliki reputasi baik di mata masyarakat. Status mereka akan meningkat di masyarakat.
  3. Harga Diri (Self Esteem)
    Merasa dihargai jika diterima sebagai anggota kelompok terutama pada kelompok-kelompok yang bergengsi tinggi.
  4. Afiliasi (Affiliation)
    Berafiliasi dengan Kelompok dapat memenuhi kebutuhan seseorang akan persahabatan dan hubungan sosial.
  5. Power (Kekuatan)
    Sesuatu yang tidak dapat dicapai oleh sendiri dapat dengan mudah dicapai berkat kekuatan kelompok dan juga kekuatan untuk melindungi diri dari permintaan-permintaan yang tidak wajar atau permintaan yang tidak masuk akal.
  6. Goal Achievement (Pencapaian Tujuan)

Beberapa Individu yang bergabung dalam suatu kelompok umumnya memilki Tujuan atau Visi dan Misi yang sama. Berpegangan pada Visi dan Misi tersebut, para anggota kelompok berusaha semaksimal mungkin dapat dapat mencapainya.

 Jenis-jenis Kelompok (Group)

Salah satu cara yang paling umum dalam meng-klasifikasi-kan jenis kelompok dalam sebuah Organisasi adalah dengan membaginya menjadi dua jenis yaitu Kelompok Formal dan Kelompok Informal. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai kedua jenis kelompok tersebut :

Kelompok Formal (Formal Group)

Kelompok Formal atau Formal Group adalah Kelompok yang sengaja dibentuk atau ditunjuk oleh Organisasi untuk melakukan tugas tertentu. Perilaku kelompok tersebut adalah diarahkan untuk mencapai Tujuan yang telah ditentukan oleh Organisasi. Kelompok Formal ini umumnya memiliki aturan dan pembagian tugas yang jelas.

Kelompok Formal ini dapat dibagi lagi menjadi 2 jenis yaitu :

  1. Kelompok Komando atau Command Group, yaitu kelompok formal yang terdiri dari individu-individu dalam organisasi dengan garis komando jelas seperti bawahan yang harus melapor ke atasannya. Kelompok Komando ini biasanya ditentukan dalam Bagan Organisasi.
  2. Kelompok Tugas atau Task Group, yaitu kelompok formal yang dibentuk untuk menyelesaikan tugas tertentu. Individu-individu yang bergabung ke dalam Kelompok Tugas adalah mereka yang dapat bekerjasama dalam menyelesaikan Tugas diarahkan oleh Organisasi. Contoh Kelompok Tugas dalam perusahaan Manufakturing adalah membentuk Kelompok Gugus Kendali Mutu (Quality Control Circle) yang tertugas untuk menangani masala-masalah kualitas.

Kelompok Informal (Informal Group)

Kelompok Informal atau Informal Group adalah Kelompok yang dibentuk oleh anggota organisasi yang mempunyai kepentingan yang sama. Kelompok Informal ini umumnya tidak terstruktur secara formal dan tidak ditetapkan secara resmi oleh organisasi. Timbulnya Kelompok Informal karena adanya tanggapan terhadap kebutuhan akan hubungan sosial.

Kelompok Informal ini dapat dibagi lagi menjadi 2 jenis yaitu :

  1. Kelompok Kepentingan atau Interest Group, yaitu kelompok yang dibentuk oleh individu-individu tertentu dalam organisasi yang memiliki kepentingan sama.
  2. Kelompok Persahabatan atau Friendship Group, yaitu kelompok yang terbentuk karena adanya persamaan karakteristik seperti kesamaan hobi, kesamaan pandangan politik, kesamaan kepercayaan ataupun kesamaan etnis.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*