_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"www.ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"http://www.ilmumanajemenindustri.com","Category":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/category/manajemen-kualitas/","Archive":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/2016/11/","Post":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Page":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/daftar-isi-ilmu-manajemen-industri/","Attachment":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/sistem-manajemen-yang-wajib-yang-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Nav_menu_item":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/76/"}}_ap_ufee

Pengertian Konflik dan Jenis-jenis Konflik berdasarkan Tingkatannya

Pengertian Konflik dan Jenis-jenis konflik

Pengertian Konflik dan Jenis-jenis Konflik berdasarkan Tingkatannya – Manusia merupakan makhluk sosial, salah satu sifat utama dari makhluk sosial adalah berinteraksi dengan orang lain atau individu lain. Dalam berinteraksi dengan individu lain, tentunya tidak semua pendapat ataupun tindakan orang lain sama dengan yang kita harapkan. Pada saat dua individu atau lebih memiliki pendapat ataupun tindakan yang berbeda, maka munculah apa yang dinamakan dengan “Konflik”.

Dalam kamus bahasa Indonesia, Konflik dapat diartikan langsung menjadi “Bertentangan”, “berselisih paham”, “berbeda pendapat” dan “tidak sejalan”. Sedangkan menurut ahli, definisi Konflik adalah adalah suatu proses dimana suatu pihak merasa dirugikan dan pihak tersebut telah memberikan efek negatif kepada pihak lainnya. (menurut Robbins, 1996).

Sumber Penyebab Konflik

Berikut ini adalah beberapa sumber ataupun faktor yang menyebabkan terjadinya konflik, baik konflik di masyarakat maupun dalam suatu organisasi.

  • Perbedaan Pandangan
  • Perbedaan Persepsi
  • Perbedaan Kepentingan
  • Kurangnya Komunikasi
  • Persaingan atau kompetisi
  • Perbedaan status dan budaya
  • Egoisme (keakuan)
  • Diskriminasi
  • Kebencian

Jenis-jenis Konflik berdasarkan Tingkatannya

Berdasarkan tingkatannya, Konflik dapat dibagi menjadi beberapa tingkat. Berikut ini adalah jenis-jenis Konflik berdasarkan tingkatannhya.

Konflik Intrapersonal (intra individu)

Konflik Intrapersonal adalah konflik yang terjadi pada diri sendiri. Konflik Intrapersonal ini ditimbulkan oleh faktor-faktor pemikiran pribadi itu sendiri sendiri seperti sikap, emosi, prinsip dan kepentingan diri sendiri. Pada umumnya Konflik Intrapersonal ini terjadi karena adanya dua keinginan atau lebih yang tidak dapat dipenuhi sekaligus.

Konflik Interpersonal (antar individu)

Konflik Interpersonal ini adalah konflik yang terjadi karena pertentangan antar satu individu dengan individu lainnya baik. Konflik ini biasanya dipengaruhi oleh adanya perbedaan diantara masing-masing individu tersebut. Perbedaan tersebut bisa dikarenakan perbedaan pendapat, perbedaan tujuan maupun persaingan.

Konflik Intragroup (Intra Kelompok)

Konflik Intragroup adalah Konflik yang disebabkan oleh individu-individu dalam kelompok itu sendiri. Konflik Intragroup (Intra Kelompok) ini terjadi karena adanya ketidakcocokan ataupun kesalahpahaman diantara kelompok tersebut.

Konflik Intergroup (Antar Kelompok)

Konflik Intergroup adalah konflik yang terjadi karena adanya perbedaan ataupun persaingan diantara dua kelompok. Dalam suatu perusahaan, konflik kelompok ini dapat terjadi karena adanya perbedaan antara pekerja dan manajemen perusahaan ataupun antara unit kerja yang satu dengan yang lainnya.

Konflik Interorganisasi

Konflik Interorgansasi adalah konflik yang terjadi antara dua organisasi atau lebih. Organisasi yang dimaksud disini dapat berupa sebuah perusahaan, partai politik maupun negara.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*