_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"www.ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"http://www.ilmumanajemenindustri.com","Category":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/category/manajemen-kualitas/","Archive":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/2016/11/","Post":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Page":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/daftar-isi-ilmu-manajemen-industri/","Attachment":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/sistem-manajemen-yang-wajib-diterapkan-pada-industri-manufakturing/sistem-manajemen-yang-wajib-yang-diterapkan-pada-industri-manufakturing/","Nav_menu_item":"http://www.ilmumanajemenindustri.com/76/"}}_ap_ufee

Sistem Manajemen yang Wajib diterapkan pada Industri Manufakturing

Sistem Manajemen yang wajib diterapkan pada Industri Manufakturing

Sistem Manajemen yang Wajib diterapkan pada Perusahaan Manufakturing – Sistem Manajemen atau Management System adalah suatu kerangka Proses dan Prosedur  yang digunakan untuk memastikan apakah suatu perusahaan atau organisasi dapat memenuhi standard dan menjalankan tugasnya untuk mencapai tujuan organisasi. Tujuan dari suatu perusahaan atau organisasi dapat berupa memenuhi persyaratan kualitas pelanggan, mematuhi peraturan baik peraturan pemerintah,  undang-undang Negara ataupun peraturan dari pelanggan dan mencapai tujuan/tanggung jawab terhadap aspek lingkungan hidup.

Secara garis besar, terdapat 4 elemen utama dalam Sistem Manajemen yaitu PLAN (Merencanakan), DO (Melakukan), CHECK (Memeriksa) dan ACT (Menindaklanjuti)  atau sering disingkat dengan PDCA.

Sistem Manajemen yang diterapkan oleh suatu organisasi atau perusahaan secara efektif dapat membantu untuk:

  1. Mengurangi  risiko dalam lingkungan, social dan keuangan.
  2. Meningkatkan kinerja operasional
  3. Menurunkan biaya.
  4. Meningkatkan kepuasan pelanggan/konsumen dan investor.
  5. Melindungi Merek dan reputasi perusahaan/organisasi
  6. Menghindari rintangan atau hambatan dalam berdagang.
  7. Adanya perkembangan yang berkesinambungan (continuously Improvement)
  8. Mendorong Inovasi

Tiga Sistem Manajemen yang wajib diterapkan oleh Perusahaan Manufakturing

3 Sistem Manajemen yang wajib ada di Perusahaan yang bergerak dibidang Produksi Perakitan Elektronik antara lain :

ISO 9001

ISO adalah singkatan dari International Standard Organization, yaitu suatu organisasi yang bertanggung jawab untuk standar-standar dalam Sistem Manajemen dan juga melakukan sertifikasi terhadap Standar-standar tersebut.

ISO 9001 merupakan Sistem Manajemen dalam perihal Mutu atau Kualitas (Quality Management System / QMS). Suatu Organisasi atau perusahaan yang sudah lulus sertifikasi ISO9001 dinyatakan telah memenuhi persyaratan Internasional dalam hal Manajemen Penjaminan Kualitas produk ataupun jasa yang dihasilkannya.

ISO9001 bukan standar kualitas dari suatu produk, tetapi merupakan standar dari Sistem Manajemen Kualitas. ISO9001 terdiri dari prosedur-prosedur terdokumentasi dan praktek-praktek  aktual yang dilakukan sesuai dengan prosedur-prosedur tersebut.

ISO 14001

ISO 14001 merupakan Sistem Manajemen dalam hal Lingkungan hidup atau Environmental Management System / EMS).  ISO14001 dipergunakan perusahaan untuk mendeklarasikan komitmennya terhadap perlindungan lingkungan yang secara berkesinambungan (terus menerus).

Perusahaan yang ingin mendapatkan sertifikasi ISO14001 harus mememenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Perusahaan harus membuat standar atau prosedur tentang Sistem Manajemen Lingkungannya.
  2. Perusahaan harus menunjukkan kepatuhannya terhadap peraturan pemerintah atau undang-undang tentang Lingkungan Hidup dimana perusahaan tersebut berada.
  3. Perusahaan harus menunjukkan komitmennya yang terus menerus dalam perlindungan lingkungan.

Beberapa hal penting dalam ISO14001 adalah :

  1. Pencegahan Polusi
  2. Tindakan saat dalam keadaan darurat.
  3. Perlindungan terhadap sumber daya alam
  4. Pengaturan Limbah Industri

Sertifikasi ISO14001 ini juga merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan yang juga akan meningkatkan reputasi perusahaan di masyarakat maupun dunia.

SMK3

SMK3 adalah singkatan dari Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Safety and Healthy Management System) yang juga merupakan Sistem Manajemen yang wajib diterapkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia yang memiliki karyawan sebanyak 100 orang atau lebih dan mengandung Potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat mengakibatkan kecelakan kerja seperti ledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja.  Dasar Hukum penerapan SMK3 di tempat kerja adalah UU No. 1 Tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan kerja dan peraturan pelaksanaanya adalah Peraturan Menteri No. Per 05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*